Summer School in Radbound University

Baik, kemarin kemarin aku sudah pernah mengunggah postingan jika aku memerlukan sejumlah uang tambahan untuk  ku gunakan mengikuti Summer School di Radbound University, Nijmegen, Belanda. Tambahan uang tersebut akan aku jadikan dana talangan sebelum aku mendapat beasiswa UNS Global Challenge yang diadakan oleh Universtas Sebelas Maret. Memang sebetulnya pihak Radbound University tidak memberikan extra time untuk aku membayarnya, namun setelah beberapa kali aku mengirim email meminta diberikan tambahan waktu akhirnya Radbound University memberikan. Sebelum tulisan ini dengan mudah aku tulis, aku sangat sulit mendapatkan kepercayaan dari mereka, berulang kali aku kirim email kepada mereka, berusaha untuk meyakinkan mereka, hingga beberapa email telah aku kirim, akhirnya mereka percaya kepada ku. Sulit memang kala itu apalagi itu adalah kali pertama aku kirim email dengan orang asing pakai bahasa asing, namun aku nikmati saja prosesnya dan aku anggap hal itu adalah cara Allah SWT mendidikku untuk belajar tentang bagaimana bernegoisasi.

Inilah ceritaku,  gegap gempita aku membayangkan untuk dapat melewati hari hari ke Universitas dengan bersepeda, melewati kanal kanal sungai di tengah kota, dan bercanda dengan teman teman baru dari berbagai negara berakhir dengan cara yang tidak aku inginkan sebenarnya. Namun meski begitu, aku kiranya juga bosan jika membaca suatu cerita yang protagonisnya mendapatkan apa saja yang ia mau, Minke di Bumi Manusia menjadi hebat karena banyak konflik di ceritanya bukan? Di sini aku berkonflik dengan ekspetasi yang kali kesekian yang semoga membuat cerita ku semakin hebat. Akhirnya aku urung berangkat. Merasa intro nya bagus? jangan jangan jangan, jangan berekspetasi lebih jika kedepan ketika membaca postingan ini akan menemukan bahasa bahasa yang bagus, rapi, indah. Tidak, untuk kali ini tidak adinda. Namun jika ingin lanjut baca dan menilainya silahkan

Kawan, aku urung berangkat karena aku tidak lolos seleksi akhir wawancara beasiswa UNS Global Challenge, walaupun sudah aku rencakan sebaik mungkin soal semua jadwal yang akan aku lalui selama berada di Belanda, semua uang yang akan aku gunakan untuk hidup disana dan tempat tempat yang ingin aku kunjungi di sela sela mengikuti jadwal padat Summer School......

Finally! this is my latest news about that, i don’t get the funding aid and I cant fly there,, but ya it is not the end of my life and im pretty sure if Allah SWT have another plan that more good for me

Salah satunya adalah mungkin Allah SWT mau memberikan waktu extra untuk aku memikirkan tugas akhir ku sebagai Mahasiswa. Setelah aku turun di lapangan dan menemukan sejumlah data dari berbagai narasumber aku menemukan suatu fakta, bahwa penelitian ku ini tidak dapat diselesaikan dengan cara asal asalan, penting selesai, penting rampung, penting dapat gelar dan foto foto bareng teman setelah sidang. Tidak! Ini berbeda, aku tampaknya tidak bisa melakukan itu. Karenanya aku baru faham dan baru sadar di tengah perjalanan menemukan berbagai data di lapangan,  jika mungkin Allah SWT ingin menyampaikan, “Dik, skripsimu ini bagus dan kamu perlu waktu banyak agar bisa fokus menyelesaikannya”

Walau begitu rasanya aku tidak ingin untuk berhenti memberikan manfaat kepada kalian, Karenanya biarkan aku seperti lilin, yang mau untuk membakar dirinya sendiri agar memberi penerangan di sekitarnya. Melalui postingan ini aku akan memberikan beberapa hal yang ingin aku sampaikan agar kalian bisa mengikuti Summer School. Postingan ini aku tulis khusus kepada adik adiku yang baru saja menjadi mahasiswa UNS, agar selama kuliah di UNS kalian bisa mendapat kesempatan untuk mendarat ke Negeri yang kalian inginkan. Tidak usah lama lama, Mari kita terbang

Pertama kiranya perlu untuk mengetahui minat akan ilmu yang dipelajari. Maksudku adalah untuk memikirkan sejenak ilmu apa yang kamu minati, terlebih apakah kamu orang yang suka kesenian, musik, biologi, matematika, ilmu sosial atau ilmu ilmu terapan. Hal ini aku rasa penting karena banyak sekali bidang bidang ilmu Summer School yang ditawarkan oleh Universitas kenamaan dari berbagai negeri dan kamu mudah saja mendapatkannya, tapi yang kamu dapatkan itu sesuai dengan kebutuhanmu tidak? Atau jangan jangan hanya sesuai keinginanmu atau jangan jangan minat ikut Summer School mu itu agar bisa dibilang “wah keren bisa sekolah ke luar negeri”. Bijaknya janganlah begitu, biar orang lain saja dan kamu tidak. Karena hemat ku jika kamu hanya mencari pengakuan saja dengan mengikuti Summer School dan biar dibilang keren mending berhenti saja membaca artikel ini sampai disini, karena sering aku bilang jika kamu hanya mencari pengakuan maka kamu tidak akan pernah mendapatkannya. 

Untuk kamu yang masih membaca tulisan singkat ini aku harap berarti kamu adalah orang yang sudah tahu tentang kebutuhanmu

Setelah memahami ilmu apa yang dibutuhkan, kemudian kamu bisa mencari berbagai informasi Summer School yang telah aku dapatkan beberapanya disini. Eropa (https://www.summerschoolsineurope.eu/) Amerika (https://www.academiccourses.com/Summer-courses/USA/) Asia(https://www.asiaexchange.org/studying-in-asia/summer-schools-asia/)  Setelah berkunjung di website informasi Summer School itu maka aku harapa kamu sudah mudah mengetahui jenis bidang keilmuan apa yang akan ambil termasuk dimana Universitasnya, tempat tinggalnya, jadwal sekolahnya dan uang pembayaran yang perlu dibayarkan kepada pihak Universitas. Beberapa Universitas memerlukan persyaratan TOEFL dan IELTS, kebanyakan yang aku temui di Universitas univesitas Inggris, seperti Oxford, Edinburgh, Cambridge dan beberapa Universitas lainnya. Jadi persiapkanlah, tapi jika belum memilikinya ada juga Summer School yang tidak memerlukan TOEFL dan IELTS, kebanyakan yang aku temukan di Belanda, Finlandia dan Belgia. Meski tidak memerlukan sertifikat bisa berbahasa Inggris itu kamu dituntut untuk bisa memahami semua materi yang nanti akan disampaikan oleh dosen, dituntut untuk peka saat dosen ngomong apapun dengan menggunakan bahasa Inggris baik saat penyampaian cepat atau lambat, dituntut untuk menulis dengan grammar yang benar dan lain sebagainya. 

Kemudian langkah yang ketiga adalah persiapkan Letter of Motivation, berbeda kasus dengan persyararatan TOEFL dan IELTS tadi yang tidak setiap Universitas mempersyaratkannya. Letter of Motivation sependek yang aku tahu semua Universitas memerlukan. Jadi tulislah motivasi  tentang mengapa kamu mau untuk menjadi siswa sekolah musim panas. Saran dari ku buatlah sebaik mungkin dengan bahasa yang sopan dan ceritakan sedetail mungkin alasan ingin bergabung serta implementasi nyata setelah keikutsertaanmu. Format yang aku gunakan dan mungkin bisa kamu gunakan juga adalah seperti ini, Salam, Perkenalan dari Universitas mana dan semester berapa, penjelasan tentang minat ilmu yang diminati, korelasi minat ilmu dengan minat ilmu Summer School yang nanti diambil dan hasil nyata yang nanti mau direalisasikan, lalu terakhir ucapan terimakasih dan harapan jika benar benar ingin mengikuti Summer School. Mungkin tidak semudah yang diucapkan saat menulisnya, tapi nikmati saja prosesnya, hitung hitung untuk latihan menulis Letter of Motivation kuliah S2 ke luar negeri. Ya kan?   

Keempat adalah persiapkan uang yang diperlukan. Bila kamu adalah Scholarship Hunter mungkin harus berfikir sejenak untuk mengambil Summer School ini karena berdasarkan dengan kasus ku sedikit sekali perusahaan yang ingin membiayai untuk aku mengikuti Summer School. Mereka mungkin berfikiran jika keikutsertaan pada program ini kebermanfaatannya hanya akan dirasakan secara individu saja sedangkan secara kelompok mungkin tidak seberapa. Tapi jika bisa meyakinkannya atau memiliki beberapa perusahaan yang bersedia untuk membiayai, ya coba saja karena kita tidak akan tahu sebelum mencobanya kan.

Untuk masalah bantuan dana ini aku ingin menyampaikan selamat kepada adik adik UNS 2018 dan karena itulah ucapan selamat ku aku sampaikan lewat postingan ini, sehingga tidak saja hanya ucapan selamat namun sedikit informasi juga untuk membuat mimpimu jadi nyata.

Ucapan selamat ini karena Universitas kita sangat mendorong untuk mahasiswanya bisa berkiprah di kancah internasional, salah satunya lewat beasiswa UNS Global Challenge, yakni suatu beasiswa yang secara garis besar akan memberikan bantuan dana bagi mereka yang mau mengikuti suatu kegiatan ke luar negeri. Tentunya beasiswa ini bisa mereka dapatkan setelah melewati beberapa seleksi. Kalian bisa mengetahui lebih lanjut setelah mengakses instagram Internaional Office dan cari informasi UNS Global Challenge. Kemudian untukmu yang memiliki uang banyak dan tidak memerlukan bantuan beasiswa silahkan langsung ambil Summer School yang sesuai dengat minat dan kebutuhan

Kelima atau terakhir kamu memerlukan keyakinan yang lebih sebelum mengambil Summer School, tanyakan saja pada diri apakah Summer School ini sesuai yang aku butuhkan? Apa saat ini aku perlu? dan apa yang aku mau lakukan setelah bisa mengikutinya?. Dibanding dengan menyarankan untuk jangan takut aku lebih menyarankan untuk meyakinkan diri terlebih dahulu sebelum mengambil Summer School, karena jika sudah benar benar yakin maka ketakutan yang kamu hadapi akan mudah kamu selesaikan.  

Sudah cukup yakin? Kemudian ambilah, terutama jangan takut untuk mengirimkan Motivation Letter, jika motivasi mu kuat dan sudah memiliki cukup dana untuk berangkat aku jamin 100 persen kamu bisa mengikuti Summer School!. Untuk junior kamu memiliki waktu panjang untuk belajar membuat Motivation Letter dan melatih bahasa Inggris sebelum UNS Global Challenge dibuka, kalau pada tahun kemarin antara bulan Maret dan April dibukanya.
            
         Dalam hidup aku memiliki salah satu prinsip yang terus aku pegang, untuk tidak saja belajar dari orang yang sukses, namun belajar juga dari orang yang gagal kerena mungkin orang yang gagal lebih tau “jalan jelek” mana yang jangan dilalui. Kau benar, memang banyak sekali indikator sukses dan gagal, namun dalam kasus ku aku telah gagal menjadi penerima beasiswa itu dan kegagalan ku tidak menjadi salah satu penerima Beasiswa UNS Global Challenge akan aku ceritakan pada postingan selanjutnya, disana aku akan menceritakan secara detail “jalan jelek” tersebut sehingga kalian bisa memilih untuk tidak melaluinya, kalian bisa lebih aman dan bisa terbang mengapai mimpi kalian.

Postingan kali ini aku tulis di sela sela kejenuhan mengerjakan skripsi. Meski begitu jangan sampai berdoa biar aku jenuh agar bisa membuat postingan, kemudian untuk kalian yang berekspetasi aku menggunakan bahasa yang indah, hanya kata maaf yang bisa ku wakilkan.



Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer