Catatan Kelas Akber Solo #135 : Food Photography
Tanggal 13 Mei 2018. Aku kembali menghadiri kelas Food Photography yang digelar oleh Akademi Berbagi Solo. Memang kami yang menginisiasi adanya kelas tersebut, dari memanggil guru, menyiapkan tempat, menyiapkan sarana yang nanti digunakan dan menyebar ajakan ke teman teman agar mengikuti kelas itu. Namun seperti kelas kelas yang sudah kami kerjakan, kami meminimalisir posisi kami menjadi panitia dan memposisikan diri kami seperti teman teman yang datang, yakni untuk belajar.
Harapannya ketika aku memposisikan diri sebagai peserta kelas aku tidak akan berfikiran seperti "okay, kelas sudah berjalan dengan baik, mereka datang tepat waktu, kelas kondisif dan aku disini saja melihat mereka dari kejauhan dan menjaga kekondusifitas". Tidak, aku tidak akan sampai berfikiran seperti itu. Meskipuan dulu memang pernah aku lakukan, namun keikutsertaan di Local Leader Day 2018 benar benar telah mengubahku agar tidak menjadi Event Organizer saja saat mengadakan kelas. Namun harus benar benar menjadi peserta kelas!
Baik, kemarin aku belajar banyak. Salah satunya ialah aku baru sadar jika memotret makanan ada ilmunya. Aku pikir foto foto yang sering dipajang di instagram hanya hasil jepretan penuh keisengan, serampangan atau foto sambil lalu saja. Tapi ternyata ada teknik teknik tersendiri agar hasil jepretannya terlihat bagus.
Pertama, sebelum memoto harus tau terlebih dahulu apa jenis kamera yang digunakan, jika kamera yang digunakan adalah jenis kamera hp jangan mengaharapkan dapat hasil yang sangat baik karena ada perbedaan yang jauh antara kemampuan hp dan kamera macam DSLR. Misalnya nih, kalau di kamera DSLR ada segita exposure yakni apperture, iso dan shutter speed nah di hp jelas tidak ada. Hal itu saja udah membut perbedaan hasil yang mencolok antar hasil jepretan kamera hp dan kamera DSLR.
Tapi hal ini bukannya menjadi penghambat untuk menghasilkan foto yang bagus karena masih ada tips dan triknya yang dijelaska lebih lanjut oleh narasumber di slide slide berikutnya. Kemudian lanjut ke tips ke dua yakni arah cahaya, melihat arah cahaya itu penting agar hasil yang dihasilka memuaskan. Hindari membelakangi cahaya karena bayangannya nanti akan jatuh pada makanan yang akan kita foto. Ada beberapa teknik pengambilan gambar sesuai sudut arah cahaya datang, yakni Eye Level : foto menghadap cahaya dengan sudut pandang 20 derajat dari makanan yang diletakan di meja. Below Eye Level : foto menghadap cahaya dengan sudut 0 derjat atau sejajar dengan makanan atau objek yang difoto. Top Level yakni foto menghadap cahaya dengan sudut pengambilan 30 derajat dari objek makanan yang diletakan atau tepat diatas makanan. Lalu ada tips nih untuk yang sering mengambil gambar dengan teknik ini, yakni usahakan untuk tidak melihat layar handphone saat memoto karena ketika melihatnya otomatis handphone akan miring dan hasil jepretan tidak akan sebagus imajinasi kita. Lalu tentang pencahayaan umumnya dianjurkan memotret saat pagi atau sore karen cahaya di dua waktu tersebut lebih halus, kalo siang cahanya terlalu kuat dan kalo malam usahan memiliki tambahan cahaya apabila di tempat tersebut minim cahaya.
Kemudia yang terakhir agar hasil foto menjadi lebih baik adalah perlihatkan sesuatu yang unik pada makanan itu bisa berupa mengiris makananan, menaburkan topping, memberikan saus, menata letak posisi antar makanan misalnya makanan besar di taruh di kanan , minuman ditaruh dikir dan kemudian makanan makanan kecil ditaruh di sela sela tengah atas kedua objek tersebut. Lalu yang paling terakhir adalah perlihatkan sesuatu yang menarik dengan tempat ketika memoto makanan itu, seperti jendela, meja kayunya, dindingnya atau apapun yang memperlihatkan keunikan tempat dimana makanan itu dipotret.
Yang terakhir dari yang paling terakhir adalah jangan lupa untuk praktek agar teori yang didiapat tadi bener bener nempel di otak. Terakhir saya mencoba untuk praktek hasilnya tidak cukup buruk! Malahan setiap saya melihat hasil jepretan saya tersebut setiap itu pula saya ingin memakannya.
Salam
Andika Ahmanto
Komentar
Posting Komentar